Langsung ke konten utama

Manfaat Blog

 

Apa sih blog? Apa sih manfaatnya? 

Sebagian dari kita tentu sudah sangat familiar dan mungkin setiap hari membuka blog seseorang atau perusahaan, bahkan kita mungkin sudah punya  tapi mungkin belum bisa menjawab apabila ditanya apa blog itu?  

Blog atau weblog merupakan Jurnal online yang memuat beragam informasi serta menampilkan postingan terbaru di bagian atas halaman. Konten atau postingan blog diperbarui secara berkala. Bila memiliki tulisan dan di unggah secara berkala, maka blog yang kita Kelola akan menampilkan halaman yang paling akhir kita unggah atau kita publish.

Blog bisa di isi dengan tema yang sama, bisa Pendidikan, literasi, pencinta bunga, pecinta binatang bisa memanfaatkan untuk membuat informasi seputar yang mereka alami atau ilmu yang dia pelajari. Orang yang menulis di blog di sebut dengan blogger.

Ada beberapa manfaat blog seperti yang telah disampaikan Dr. Ngainun Naim saat halal bi halal virtual kelas menulis yang beliau bimbing. Antara lain :

Pertama Blog bisa dibaca siapa saja yang berkunjung ke alamat blog tersebut. Bila kita punta tulisan dan hanya di simpan di laptop, maka kita akan hanya bisa membacanya sendiri, tetapi kalua tulisan kita kita publish di blog, maka akan bisa di baca orang.

Kedua,  tulisan kita akan abadi disana, selama perusahaan blog seperti wordpress, blogsopt tidak gulung tikar, bila kita memanfaatkan jasa blog gratis mereka maka tulisan kita tetap nempel pada alamat kita di blog tersebut.

Ketiga, sebagai sarana belajar menulis, atau menulis sesuatu yang kita inginkan. Bila dulu kita mengenal majalah dinding. Blog ini menjadi majalah dinding kita.

Keempat, memacu kita untuk belajar terus, semakin kita memelihara blog kita dengan tulisan yang kita buat, akan memaksa semakin banyaklah perbendaharaan kata kita, mengolah tulisan, dan berusaha untuk lebih menarik dan tidak sama dengan tulisan yang lalu. Ini artinya kita memacu kreatifitas kita.

Kelima, bisa berbagi pengetahuan, bila kita senang dengan berbagi pengetahuan dan menuangkan dalam tulisan yang bagus dan menarik, akan menjadi kesempatan kita dilihat banyak pembaca dan tertarik dengan ulasan atau tulisan kita. Seperti seorang guru bernama Wijaya Kusuma beliau dari yang tidak punya laptop, kemudian mengikuti pelatihan blog dan sekarang bisa membuat buku sebanyak 14 judul buku. Dengan cara aktif mengisi blognya.

Keenam, Menambah korespondensi, dengan berselancar ke blog satu ke blog yang lain dan meninggalkan komentar kita, bukan tidak mungkin ini menambah kenalan kita. Kita bisa menjalin komunikasi dan bertukar pendapat meski belum pernah bertemu.

Mulai sekarang ayo kita menjadi blogger, bila kita konsen di literasi, jadilah blogger literasi, dan lakukan kegiatan menulis secara ajeg. Mulailah menulis dari yang anda lakukan, yang dekat dengan  anda dan yang bisa kita lakukan.

Jangan lupa untuk berselancar ke blog teman dan meninggalkan mengikuti  (follow) blognya atau memberikan komentar tulisannya. Cobalah kita akan mengetahui manfaat lainnya di kemudian hari saat kita telah melakukannya.

 

 

 

 

 


Komentar

Posting Komentar

Popular Post

Diklat Jurnalistik Batch II

Belum menulis batch I tapi tiba tiba sudah melampaui batch II. Diklat menulis berita yang diselenggarakan PC LP Ma'arif NU Tulungagung di gelar hari Rabu, 13 Agustus 2025. Gerak cepat pengurus PC LP Ma'arif Tulungagung yang di gawangi oleh Dr. Ahmad Supriyadi seakan akan berlari cepat. Dalam waktu satu minggu bidang Penelitian Publikasi dan Media Informasi melaksanakan dua kali diklat yang sama.  Diklat pertama diselenggarakan pada Sabtu 9 Agustus 2025, pesertanya adalah guru guru mulai dari RA/TK, MI/SD dan SMP/MTs serta SMA/SMK dan MA. Yang kedua ini dilaksanakan untuk guru guru madin dan guru TPQ dan Kortan MWC untuk juga bisa menambah pengetahuan mengenai dunia tulis menulis.  Pelatihan ini mengangkat tema bukan sekedar menulis tapi tentang mempengaruhi. Saatnya cerita hebat dari madrasah didengar dunia. Antusiasme peserta ternyata luar biasa, ratusan peserta memadati meeting hall Lembaga Pendidikan Ma'arif Tulungagung.   Diklat pertama menghadirkan pemateri dari...

Secuil surga itu bernama "Munjungan"

Pulang dari sekolah jam menunjukkan pukul 13.00 saat WA grup saya terima kiriman berita duka. Ibunda Bapak Nurul Amin (Ketua STAIM Tulungagung) meninggal dunia. Beberapa saat kemudian suami saya menelpon untuk siap siap melayat ke rumah duka.  Sebelum tahu dimana rumah duka saya bersiap sambil menunggu suami pulang dari tempat kerjanya.  Beberapa teman oleh suami di kontak untuk bersama sama melayat.  Ternyata rumah ibunda bapak Nurul Amin di Munjungan Trenggalek. Saya belum pernah ke sana tapi cerita teman teman munjungan adalah "The most difficult journey" .  Akhirnya perjalanan menuju ke Trenggalek berempat, Saya, Suami, Dr. Nurkholis dan Nur Yasin menuju ke Trenggalek. Sesampainya di Trenggalek bergabung bersama kami Bapak Dr. Suripto. Kontan saja oleh suami di sodori untuk setir untuk menjadi driver ke Munjungan.  Dr. Suripto sahabat suami saat berkidmat di KPU. Beliau Ketua KPU Trenggalek. Jadi kami semua memiliki kesimpulan bahwa beliau yang p...

kekuatan kata "kita" dalam penikahan (3)

  Merawat kata "kita" sebagai bentuk the promise of usness dalam pernikahan yang ketiga adalah rasa aman. memahami bahwa dalam pernikahan itu adalah saling terpaut, rela membagikan diri untuk menciptakan satu keutuhan dalam mengarungi bahtera rumah tangga adalah salah satunya dengan memberikan rasa aman. Usness akan berkembang saat pasangan dalam pernikahan merasa aman. Aman dalam hal apa, dalam hal menjadi diri sendiri, tanpa takut dihakimi, di tolak dan dilukai. Rasa aman bukan hanya terbebas dari ancaman fisik, tetapi merasa diterima, di cintai dan didengarkan. Saat rasa aman itu diperoleh dalam hubungan pernikahan maka seseorang yang terikat dalam mahligai ini akan bebas mengekpresikan emosi, saat senang ataupun saat kurang baik suasana hatinya. Istri berani bercerita tentang luka masa lalu, tentang kehidupan yang kelam atau trauma masa kecil tanpa dihakimi dan disalahkan oleh suami. Atau saat suami kehilangan segalanya saat berbisbis, istri tidak serta merta meninggalka...

Toxic untuk Penulis

  Suara guruh yang menggelegar beberapa kali sedikit banyak menyurutkan semangat saya mengikuti njagong santai di zoom bersama Bapak Fahru dan Dr. Ngainun Na'im. Namun dengan menghela nafas panjang sembari berucap Bismillahirrahmanirrahim saya tekatkan untuk tetap mengikuti acara bincang santai ini, dalam hati saya berdo'a semoga tidak terjadi gangguan akibat kilat dan guruh yang bersahutan terhadap peralatan elektronik yang membantu saya mengikuti njagong virtual ini.  Njagong selama hampir 2.5 jam ini dikemas secara santai dan rasa kebersamaan yang sangat renyah. Peserta yang hadirpun ada dari luar pulau Jawa. Saya bersyukur bisa bertemu banyak orang hebat yang sudah menerbitkan buku. Baik secara Ontologi maupun Pribadi dan beberapa dari penulis sudah mampu menembus ke penerbit mayor,  maupun menerbitkan secara mandiri.   Perbincangan mengalir dengan santai meskipun materinya bernas dan berat. Dan malam ini mendapatkan magic moment  yakni menik...