Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Sunmori, Ubi Talas, Buku dan Kolam

  Layaklah berbahagia di hari libur ini. Aktivitas yang mewah bisa diabadikan di hari ini. Sekian lama tidak merefresh kolam kecil tempat ikan koi di depan rumah, hari ini bisa di kuras dan di ganti airnya oleh sang suami. Saya kebagian membuatkan minuman  sereh, jahe dan kunyit di seduh air panas dan ubi talas yang sempat di beli di Brongkos, saat perjalanan pulang dari Malang beberapa waktu yang lalu.  Seperti halnya Prof. Naim yang telah sukses menjadikan sabtu paginya indah dengan Gethuk dan tidak lupa Buku, saya ikut tergerak untuk menghadirkan sensasi Minggu dalam tulisan.  --- Saat gelar karya professor di Kampus UIN Tulungagung beberapa waktu yang lalu, saya sempatkan untuk membeli beberapa buku dari begawan ilmu disana. salah satunya Sejarah Islam Inspriratif karya Prof. Mujamil Qomar. Dari sekian buku yang saya beli baru buku ini yang sudah saya buka plastiknya.  Buku ini berjumlah 184 halaman, cetakan pertama di tahun 2023 dan diterbitkan oleh perceta...

Jalan berliku menuju sukses TKA

  Hitungan hari anak anak akan dihadapkan oleh sebuah tes akhir yang bukan penentu kelulusan sekolah layaknya ujian nasional, namun alat ukur capaian murid secara standar. Mulai dari kelas 6 tingkat dasar, kelas 9 dan kelas 12 tingkat atas. Yang dikenal dengan singkatan TKA TKA adalah Tes Kemampuan Akademik yang dilaksanakan secara nasional kepada seluruh siswa di tingkatan yang saya sebut diatas. Sifat yang tidak wajib ini menjawab ketakutan terhadap tidak lulusnya siswa karena rentang nilai.  Fun fact nya TKA ini menjawab tantangan dalam penilaian yang beragam antar sekolah dan madrasah.Juga TKA bisa menjadi salah satu pertimbangan seleksi ke jengang pendidikan selanjutnya di SNBP, SNBT dan seleksi lainnya. fun fact lainnya murid mendapat sertifikat hasil TKA.  Mulai bulan Oktober 2026 dilaksanakan TKA serentak untuk jenjang SMA/MA/SMK sampai jenjang terbawah sampai bulan Januari. Setelah TKA perdana tahun lalu dilaksanakan, tahun ini merupakan tahun kedua dari pelaksan...

KABUT

  Sebait lagu dari maestro seni Ebiet G Ade yang berbunyi:   "Kabut, sengajakah engkau mewakili pikiranku Pekat, katamu peralat menyelimuti matahari Aku dan semua yang ada di sekelilingku Merangkak menggapai dalam kelam" Suasana pagi berangkat kerja meski jam menunjukkan 06:47 WIB memang masih gelap dengan kabut yang menyelimuti sepanjang perjalananku. Jarak pandang yang terbatas membuat aku semakin hati-hati dalam perjalanan. Matahari sudah sepenggalah namun dia malu malu menampakkan diri dan bersembunyi mengintip di seperempat cahayanya yang menembus belahan bumi yang aku pijak pagi ini.  Kabut identik sekali dengan musim kemarau. malam yang dingin menusuk tulang, udara basah berpadu menyentuh tanah yang dingin membentuklah titik-titik air kecil meliputi di udara. Mungkin semua orang yang keluar pagi akrab dengan kabut. Termasuk saya yang sejak SMU harus berangkat setelah subuh membelah kabut. Jarak sekolah dengan rumah yang cukup jauh kurang lebih 35 km membuatku ...

Gelar Karya Para Mahaguru

  "Sibuk banget sekarang ya... ?" Pertanyaan Prof Na'im singkat tapi bagi saya sebuah satire. Sambil nyengir, saya lirih menjawab "tidak sibuk  prof.."  Saya seakan diingatkan untuk kembali menyetuh tuts keyboard laptop dan membuka blog pribadi untuk menuangkan rasa dan pikiran. Saya menghadiri acara beliau yakni Gelar Karya para Professor di UIN SATU Tulungagung. diselenggarakan Selasa, 04 Agustus 2026 kemarin. Para Profesor ini adalah Prof. Imam Fuadi, Prof Mujamil Qomar, Prof Muntahibun Nafis dan Profesor idola kami. Prof. Ngainun Na'im. Sebagai pembahas di hadirkan Prof Nur Syam dari UIN Sunan Ampel Surabaya.  Saya sangat sadar lama sekali saya hiatus dalam dunia tulis menulis. Grup sahabat pena saja cuma saya lihat tanpa berkomentar apapun. Kerinduan menulis dan berinteraksi dengan teman teman sefrekuensi dalam pena tertumpuk dengan pekerjaan supplai barang di central kitchen di program pemenuhan gizi. Mau tidak mau dunia sunyi penulisan semakin sunyi d...

Cerminan Hati

Perbuatan kita sehari hari tidak lekang dari hasil pemikiran dan tuntunan kata hati kita, menjadi baik atau buruk ada tiga dimensi yang menentukan. cerminan hati yang berupa perbuatan bisa mengarah kepada kita sebenarnya siapa. Meski di tutup tutupi dengan kebohongan, namun nanti akan tampak jugalah keaslian hati kita seperti apa.  perbuatan yang terlihat oleh orang lain itu sejatinya adalah bentuk komunikasi dengan mereka. dalam proses komunikasi ini ada tiga faktor yang sangat berpengaruh terhadap diri seorang, yaitu:  1. Head merupakan simbol fikiran. fikiran dapat dipengaruhi oleh penglihatan dan pendengaran kita terhadap dunia luar. Pikiran mengolah dengan karakteristik rasionalnya, mengabaikan dulu perasaan.  2. Heart adalah simbol hati yang memiliki kecenderungan suprarasional. dalam hati ini condong kepada empati dan sikap positif terhadap kebenaran dan kekuatan. di hati pula ada nafsu tersembunyi seperti cemburu, dengki, iri, marah  3. Hand adalah buah dari ...