Langsung ke konten utama

Tumbuk

 



Tanggal 10 bulan 10 tiap tahunnya tepat jam 12 siang matahari tepat berada diatas kepala kita. kita yang berada di daerah tropis bisa mendapatkan pengalaman tidak bisa melihat bayang bayang kita sendiri. Istilah orang jawa tumbuk. Bahkan orang zaman dahulu mengatakan kalau ingin melihat matahari di sumur ya pas tanggal itu.

Sebenarnya fenomena tumbuk ini secara ilmiah disebut “Zenit”. Zenit adalah istilah untuk matahari yang berada diatas kepala setiap bulan oktober tanggal 10.

Zenit adalah Zenit adalah titik tertinggi di langit yang berada tepat di atas kepala pengamat. Dalam astronomi, zenit merupakan titik di langit yang tegak lurus dengan garis lintang pengamat. Posisi zenit dapat berbeda-beda tergantung pada lokasi geografis pengamat.

Fenomena Zenit ini menjadi luar buasa dengan sebutab “fenomena langit tengah” dimana Fenomena ini terjadi ketika matahari berada tepat di atas kepala pada titik tertentu di lintang bumi. Pada saat ini, bayangan benda-benda vertikal seperti tiang atau menara akan menghilang karena sinar matahari jatuh secara langsung di atasnya. Fenomena ini biasanya terjadi di daerah-daerah yang berada di sekitar garis lintang 23,5 derajat utara atau selatan, yang disebut juga sebagai garis lintang tropis

Fenomena matahari tengah ini menyebabkan peningkatan suhu, maka wajar saja beberapa hari ini saat matahari memancarkan cahayanya di siang hari, terasa sangat panas. Orang orang berceloteh di status WA masing masing dimana mereka menggambarkan panasnya daerah mereka diantara matahari dan bumi. Seakan akan kabupaten mereka terpisah dari bumi.

Peningkatan suhu oleh matahari yang mencapai permukaan bumi, energi panasnya diserap oleh tanah, air dan benda disekitar sehingga menyebabkan suhu atau temperature disekitar kita terasa naik.

Apa saja yang harus kita lakukan saat zenit / tumbuk dan ada peningkatan suhu disekitar kita? berikut ada beberapa tips untuk kita semua.

Pertama: Minum banyak air,  Pastikan Anda tetap terhidrasi dengan baik. Konsumsi air yang cukup untuk menjaga tubuh tetap sejuk dan mencegah dehidrasi.

Kedua: Gunakan pakaian yang nyaman, Kenakan pakaian yang ringan, longgar, dan berbahan breathable seperti katun. Hindari pakaian yang terlalu ketat atau berbahan sintetis yang dapat membuat Anda merasa panas dan tidak nyaman.

Ketiga: Hindari paparan langsung matahari, Jika suhu sangat tinggi, hindari berada di luar ruangan terlalu lama, terutama saat matahari sedang berada di posisi zenit. Cari tempat teduh atau gunakan payung untuk melindungi diri dari sinar matahari langsung.

Keempat: Gunakan tabir surya,  Jika Anda harus berada di luar ruangan, pastikan untuk menggunakan tabir surya dengan SPF yang cukup tinggi untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang berbahaya.

Kelima : Perhatikan gejala panas, Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami gejala panas seperti pusing, mual, atau kelelahan yang berlebihan, segera cari tempat yang lebih sejuk dan minum air yang cukup.

Keenam: Jaga kebersihan dan kesejukan rumah, Pastikan rumah Anda memiliki ventilasi yang baik dan gunakan alat pendingin ruangan jika diperlukan. Bersihkan rumah secara teratur untuk menjaga udara tetap segar.

Ketujuh, Perhatikan makanan yang dikonsumsi,  Konsumsi makanan yang sehat dan segar seperti buah-buahan dan sayuran untuk menjaga tubuh tetap sehat dan terhidrasi.

Semoga tips ini membantu Anda menghadapi kondisi zenit dan peningkatan suhu di sekitar. Tetaplah waspada dan jaga kesehatan Anda dengan baik.

Komentar

Popular Post

Diklat Jurnalistik Batch II

Belum menulis batch I tapi tiba tiba sudah melampaui batch II. Diklat menulis berita yang diselenggarakan PC LP Ma'arif NU Tulungagung di gelar hari Rabu, 13 Agustus 2025. Gerak cepat pengurus PC LP Ma'arif Tulungagung yang di gawangi oleh Dr. Ahmad Supriyadi seakan akan berlari cepat. Dalam waktu satu minggu bidang Penelitian Publikasi dan Media Informasi melaksanakan dua kali diklat yang sama.  Diklat pertama diselenggarakan pada Sabtu 9 Agustus 2025, pesertanya adalah guru guru mulai dari RA/TK, MI/SD dan SMP/MTs serta SMA/SMK dan MA. Yang kedua ini dilaksanakan untuk guru guru madin dan guru TPQ dan Kortan MWC untuk juga bisa menambah pengetahuan mengenai dunia tulis menulis.  Pelatihan ini mengangkat tema bukan sekedar menulis tapi tentang mempengaruhi. Saatnya cerita hebat dari madrasah didengar dunia. Antusiasme peserta ternyata luar biasa, ratusan peserta memadati meeting hall Lembaga Pendidikan Ma'arif Tulungagung.   Diklat pertama menghadirkan pemateri dari...

Secuil surga itu bernama "Munjungan"

Pulang dari sekolah jam menunjukkan pukul 13.00 saat WA grup saya terima kiriman berita duka. Ibunda Bapak Nurul Amin (Ketua STAIM Tulungagung) meninggal dunia. Beberapa saat kemudian suami saya menelpon untuk siap siap melayat ke rumah duka.  Sebelum tahu dimana rumah duka saya bersiap sambil menunggu suami pulang dari tempat kerjanya.  Beberapa teman oleh suami di kontak untuk bersama sama melayat.  Ternyata rumah ibunda bapak Nurul Amin di Munjungan Trenggalek. Saya belum pernah ke sana tapi cerita teman teman munjungan adalah "The most difficult journey" .  Akhirnya perjalanan menuju ke Trenggalek berempat, Saya, Suami, Dr. Nurkholis dan Nur Yasin menuju ke Trenggalek. Sesampainya di Trenggalek bergabung bersama kami Bapak Dr. Suripto. Kontan saja oleh suami di sodori untuk setir untuk menjadi driver ke Munjungan.  Dr. Suripto sahabat suami saat berkidmat di KPU. Beliau Ketua KPU Trenggalek. Jadi kami semua memiliki kesimpulan bahwa beliau yang p...

kekuatan kata "kita" dalam penikahan (3)

  Merawat kata "kita" sebagai bentuk the promise of usness dalam pernikahan yang ketiga adalah rasa aman. memahami bahwa dalam pernikahan itu adalah saling terpaut, rela membagikan diri untuk menciptakan satu keutuhan dalam mengarungi bahtera rumah tangga adalah salah satunya dengan memberikan rasa aman. Usness akan berkembang saat pasangan dalam pernikahan merasa aman. Aman dalam hal apa, dalam hal menjadi diri sendiri, tanpa takut dihakimi, di tolak dan dilukai. Rasa aman bukan hanya terbebas dari ancaman fisik, tetapi merasa diterima, di cintai dan didengarkan. Saat rasa aman itu diperoleh dalam hubungan pernikahan maka seseorang yang terikat dalam mahligai ini akan bebas mengekpresikan emosi, saat senang ataupun saat kurang baik suasana hatinya. Istri berani bercerita tentang luka masa lalu, tentang kehidupan yang kelam atau trauma masa kecil tanpa dihakimi dan disalahkan oleh suami. Atau saat suami kehilangan segalanya saat berbisbis, istri tidak serta merta meninggalka...

Kran Desentralisasi Madrasah

Pagi ini lagi-lagi mengikuti webinar. Hari ini dari PGMI (Persatuan Guru Madrasah Indonesia) kabupaten Tulungagung. Webinar ini menurut saya sangat perlu untuk perkembangan madrasah saya, karena terkait dengan tema yang menarik, yakni kurikulum darurat madrasah saat covid-19 melanda di Indonesia. Materi ini disampaikan oleh Bapak Ahmad Hidayatullah Direktur KSKK ( Kurikulum dan Evaluasi Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Republik Indonesia. Beliau menyampaikan materi dengan membagi pemaparannya dalam tiga hal, yakni paradigma pembelajaran, AKM dan Survey Pendidikan serta Implementasi Kurikulum Darurat. Bapak Ahmad Hidayatullah adalah seorang revolusioner penyelenggaraan madrasah. Mendobrak habis budaya-budaya Pendidikan yang tidak memerdekakan guru dan siswa. Latar belakang beliau yang sudah malang melintang di dunia Pendidikan menjadikan beliau sangat tahu seluk beluk problematika madrasah. ...